Home/ Hukum / Berita

Kamis, 25 Mei 2017 16:40 WIB

Ini Penilaian Yuslil Ihza Mahendra, Soal Kasus Ahok

Foto Yusril Ihza Mahendra

Penelehnews.com, Jakarta - Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, mengapresiasi sikap tersangka kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama, yang mencabut permohonan banding di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Jika jaksa penuntut umum (JPU) juga mencabut pernyataan banding, vonis Ahok mempunyai kekuatan hukum yang tetap.

"Begitu dicabut oleh JPU, Ahok akan langsung jadi narapidana dan harus dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan," ujar Yusril

Penangguhan penahanan yang tetap diupayakan oleh pengacara Ahok, kata Yusril, tidak logis menurut hukum. Mencabut permohonan banding berarti telah menerima putusan pengadilan. Namun di satu sisi tetap mengajukan penangguhan penahanan.

"Ini akan menjadi pertimbangan majelis hakim jika ingin mengabulkan penangguhan," ujar Yusril

Kuasa hukum tersangka kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama, I Wayan Sudirta, mengatakan pencabutan permohonan banding tidak mempengaruhi upaya penangguhan penahanan yang telah disampaikan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Pengalihan dan penangguhan penahanan akan terus dipertanyakan kepada pihak Pengadilan.

"Kami minta pengalihan dari tahanan penjara ke tahanan kota atau rumah," ujar Wayan.

Ahok divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa, 9 Mei 2017. Setelah pembacaan putusan, kuasa hukum pun mengajukan banding. Pihak keluarga pada 22 Mei 2017 kemudian mencabut permohonan tersebut.[]

Baca Juga

 

sastra  -  Selasa, 05 Juni 2018 09:27
DATUK

Oleh Soleh UG Datuk……. Tersenyumlah matahari sudah lama tak bersinar karena kau muram Datuk……. Tertawalah agar rembulan mampu menembus pekatnya malam Datuk……. Mari bernyanyi, agar rumput-rumput meranggas bersemi Datuk……. . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Selasa, 05 Juni 2018 09:26
Cerpen: Cinta Paimin Painem

Oleh Sholeh UG Nem…… Aku bukan Gibran yang pandai merangkai kata cinta menjadi cerita Aku bukan si gila Shakespeare yang memaknai cinta sebagai birahi Aku juga bukan Qays sang pengelana yang mencinta dengan mantra Nem…… Aku . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Selasa, 20 Maret 2018 16:28
Peserta Sekolah Aktivis Peneleh Madura Sepakati Proyek Bersama

Penelehnews.com, Bangkalan- Aktivis Peneleh Regional Madura dengan sukses telah menyelesaikan Sekolah Aktivis Peneleh Regional Madura. Program yang berlangsung selama tiga hari tersebut dilaksanakan di Yayasan Ibnu Sabil, . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Selasa, 27 Februari 2018 21:29
Peneleh Research Institute Libatkan Diri bersama Masyarakat Desa Sukopuro

Rumahpeneleh.or.id, Kabupaten Malang- Selama 2 tahun, Peneleh Research Institute melibatkan diri bersama masyarakat Desa Sukopuro, kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Riset berpihak tidak hanya menghasilkan riset induktif . . .
Selengkapnya

 

 -  Rabu, 31 Januari 2018 23:47
Ruang Baca Mojo, Taman Baca Masyarakat di SoloPeran Pemuda dalam Meningkatkan Minat Baca

"Bacalah dan Tuhan-mu Yang Maha Pemurah. Yang telah mengajarkan manusia dengan pena. Yang telah mengajarkan manusia sesuatu yang tidak diketahuinya," Q.S. Al-Alaq, 3-5. Sejak Maret 2016, Najwa Shihab, jurnalis senior Indonesia, . . .
Selengkapnya