Home/ Berita Daerah / Berita

Senin, 25 September 2017 05:39 WIB

Masyarakat Desa Sera Tengah Sumenep Peringati Bulan Moharrom dengan Tradisi Sorah

Foto: Ghenthar Sorah (bubur yang ditaburi bihun, potongan tahu, tempe, telor dadar,daging atau udang, dan disirami santan yang sudah dimasak dengan rempah-rempah).

PENELEHNEWS.COM, Sumenep- Masyarakat Desa Sera Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, memperingati bulan Muharrom dengan tradisi Sorah, yaitu mengantarkan Ghenthar Sorah ke sanak famili dan tetangga dekat. Tradisi ini dilakukan oleh perkepala keluarga, tanggal pelaaksanaanya tidak ada ketentuan pasti, tetapi dilakukan dalam satu bulan Muharram.

Tradisi ini berupa bagi-bagi Ghenthar Sorah (bubur yang ditaburi bihun, potongan tahu, tempe, telor dadar,daging atau udang, dan disirami santan yang sudah dimasak dengan rempah-rempah). Tradisi ini dilakukan sudah sejak dahulu kala secara turun-temurun si daerah tersebut.

Menurut Atikatul Asri, di atas buburnya ini harus ada/dikasih udang walaupun sedikit, "Iyyee ca'an emmak nga'jriah, tak taoh jek arapah (iya, kata emmak begitu, gak tahu kenapa)," pungkasnya saat ditemui di kediamannya. Sabtu (23/09/2017).

Rimuna membenarkan perkataan Atika, menurutnya, itu sebagai penolak balak, "ghebey panolak ca'an (sebagai penolak {balak} katanya)," pungkapnya pada Penelehnews.com, Sabtu (23/09/2017).

Sedangkan bayaknya yang harus dimasak, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing keluarga, siapa saja yang mau dikasih. Beberapa hari yang lalu (22/09), Atika mengaku bahwa ia memasak 3 liter beras untuk membuat bubur Sorah ini.

Tibliyah mengungkapkan, bahwa tradisi ini berhubungan dengan peristiwa Nabi Yunus yang dimakan ikan yang waktu itu terjadi tepat pada bulan Muharrom. Sehingga, digelar selametan-lah untuk waktu itu. Beliau sendiri masih belum menyelenggarakan "ritual" itu, tetapi beliau masih akan melaksanaknnya pada hari Jum'at mendatang, "Jum'at sore," ungkapnya kepada Penelehnews.com perihal waktu ia akan melaksanakannya, pada Minggu (24/09/2017).

Inti dari tradisi ini adalah dalam rangka mensyukuri datangnya bulan Muharram, bahasa orang sekitar "nylametten bulan," mensyukuri datangnya bulan.

 

Berita Daerah  -  Sabtu, 25 November 2017 13:33
LDK Syahid Sukses Adakan Kajian Internasional Bersama Syekh dari Palestina

PENELEHNEWS.COM Tangerang (23/11)LDK Syahid bersama dengan LDK Al-Birru STEI SEBI adakan kajian Internasional bertemakan Mengenal Palestina Lebih Dekat pada Kamis, 23 November 2017 lalu di Masjid Fatullah. Kajian Internasional . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Rabu, 22 November 2017 05:40
LDK Syahid Jadikan Masjid Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sebagai Pusat Peradaban

PENELEHNEWS.COMTangerang (21/11) LDK Syahid akan menjadikan masjid kampus yang dikenal dengan masjid Al-Jamiah sebagai pusat peradaban kampus. Hal ini didukung dengan pernyataan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof.Dr.Dede Rosyada, . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Senin, 30 Oktober 2017 16:28
LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bentuk Akhlakul Karimah dengan Gerakan Ajak Kebaikan di Lingkungan Kampus

LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bentuk Akhlakul Karimah dengan Gerakan Ajak Kebaikan di Lingkungan Penelehnews.com - Tangerang. LDK Syahid terus memunculkan program-program kerja terutama terkait dengan keislaman . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Senin, 30 Oktober 2017 15:13
Demokrasi dan Bui untuk Kami

Kami datang. Kami datang dari seluruh penjuru Setiap penghalang revolusi kami terjang Kami Terjang (Nora, Kami Datang) Dinina-bobo-kannya Mahasiswa oleh Kisah Negeri Dongeng Heroisme kampus, pojok-pojok ruang . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Sabtu, 21 Oktober 2017 21:55
Diskusi Perdana Komunitas Pilar Muda di Rembug Kopi Yogyakarta 

Penelehnews.com - Sleman, pada Sabtu (21/10) Pilar Muda mengadakan Pilar Muda Talk #1 yang bertajuk ''Kedaulatan Bangsa di Era Digital'' di Kedai Kopi Jalan Veteran No.148 Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta. Acara ini merupakan . . .
Selengkapnya