Home/ Opini / Berita

Jumat, 01 September 2017 19:50 WIB

Narkoba Merusak Masa Depan Bangsa

Ilustrasi

Masa depan suatu bangsa dapat dilihat dari pemudanya. Jika pemudanya pandai dan mau berusaha maka masa depan negara tersebut terbilang dapat diharapkan. Cara pikir dan perilaku pun seiring dengan munculnya globalisasi maka akan semakin maju dan bersaing. Namun mirisnya akibat globalisasi yang tidak tersaring dengan baik, banyak hal - hal negative yang akhirya merusak generasi remaja di Indonesia. Hal-hal negatif itu bisa datang dari internet maupun dari pasar bebas. Salah satu dampak dari globalisasi yang sangat membahayakan adalah narkoba. Karena narkoba mampu merusak pemikiran dan menghilangkan jati diri remaja tersebut. Namun tidak hanya karena globalisasi yang semakin marak, pergaulan dan lingkungan juga mempengaruhi bagaimana seorang remaja berperilaku. 

Dapat diketahui bahwa usia remaja merupakan usia yang sangat rentan terpengaruh oleh hal - hal buruk jika pergaulannya tidak dijaga. Karena secara psikologis usia remaja merupakan usia dimana mencari jati diri, labil dan mudah terpengaruh. Motif penggunaan narkoba pun juga beragam, ,ulai dari pergaulan yang tidak benar, pelarian dari permasalahan, dijebak bahkan hanya karena rasa penasaran ingin tahu akan rasa dari narkoba tersebut. Akhir - akhir ini marak berita tentang artis yang terjerat kasus narkoba. Motifnya pun beragam, mulai jadi pengedar, pecandu dan juga pengepul barang haram tersebut. Kebanyakan dari mereka tertangkap ketika sedang melakukan pesta narkoba. Bahkan artis pretty azmara yang dahulunya sebagai duta narkoba pun akhirmya tertangkap juga saat melakukan pesta barang haram tersebut. 

Narkoba memang tidak mengenal umur. Bahkan jejaring pengedar narkoba pun dapat ditemukan di kelas Sekolah Menengah Atas. Lantas siapa yang harus disalahkan dalam hal ini? Pemerintah ataukah orang tua? Dalam menanggulangi permasalahan tersebut peran tenaga pendidik dan lingkungan yang baik juga sangat mempengaruhi bagaimana remaja itu akan bertindak. Pengetahuan mengenai bahaya narkoba tidak akan mempan tanpa adanya dorongan ataupun motivasi dari lingkungan untuk tidak melakukan hal tersebut. Namun nampaknya motif penggunan narkoba yang beragam menjadikan dilema masyarakat bagaimana cara menanggulangi narkoba yang benar. Meskipun terbilang sulit, pencegahan akan narkoba harus tetap dilakukan sedari dini. Mulai dari pengetahua mengenai bahaya narkoba, berhati-hati dalam bergaul dan yang terpenting adalah kontrol dari sendiri untuk berusaha menahan diri agar tidak terjerumus untuk mencicipi barang haram tersebut. 

Baca Juga

Opini
Senin, 22 Januari 2018 08:57
Balada Zaman, Krisis Teologi Al-Alaq!!!

 

Opini
Senin, 30 Oktober 2017 15:13
Demokrasi dan Bui untuk Kami

 

Opini
Kamis, 05 Oktober 2017 11:09
Makna Tahun Baru bagi Indonesia 

 

Opini
Selasa, 03 Oktober 2017 05:18
Membangun Nasionalisme  Pemuda

 

Opini
Sabtu, 02 September 2017 19:48
Derita Dibalik Deru Laut dan Gerak Ikan

 

 

Berita Daerah  -  Selasa, 20 Maret 2018 16:28
Peserta Sekolah Aktivis Peneleh Madura Sepakati Proyek Bersama

Penelehnews.com, Bangkalan- Aktivis Peneleh Regional Madura dengan sukses telah menyelesaikan Sekolah Aktivis Peneleh Regional Madura. Program yang berlangsung selama tiga hari tersebut dilaksanakan di Yayasan Ibnu Sabil, . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Selasa, 27 Februari 2018 21:29
Peneleh Research Institute Libatkan Diri bersama Masyarakat Desa Sukopuro

Rumahpeneleh.or.id, Kabupaten Malang- Selama 2 tahun, Peneleh Research Institute melibatkan diri bersama masyarakat Desa Sukopuro, kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Riset berpihak tidak hanya menghasilkan riset induktif . . .
Selengkapnya

 

 -  Rabu, 31 Januari 2018 23:47
Ruang Baca Mojo, Taman Baca Masyarakat di SoloPeran Pemuda dalam Meningkatkan Minat Baca

"Bacalah dan Tuhan-mu Yang Maha Pemurah. Yang telah mengajarkan manusia dengan pena. Yang telah mengajarkan manusia sesuatu yang tidak diketahuinya," Q.S. Al-Alaq, 3-5. Sejak Maret 2016, Najwa Shihab, jurnalis senior Indonesia, . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Senin, 22 Januari 2018 08:57
Balada Zaman, Krisis Teologi Al-Alaq!!!

Nampaknya zaman telah berubah. Revolusi digital ditandai dengan adanya media sosial menghubungkan manusia dengan apa yang disebut symbolic environment oleh Manuel Castells. Ketika realitas kehidupan kita dapat dikonstruksi . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Sabtu, 25 November 2017 13:33
LDK Syahid Sukses Adakan Kajian Internasional Bersama Syekh dari Palestina

PENELEHNEWS.COM Tangerang (23/11)LDK Syahid bersama dengan LDK Al-Birru STEI SEBI adakan kajian Internasional bertemakan Mengenal Palestina Lebih Dekat pada Kamis, 23 November 2017 lalu di Masjid Fatullah. Kajian Internasional . . .
Selengkapnya