Home/ Opini / Berita

Jumat, 01 September 2017 19:45 WIB

Mahasiswa Sumbu Pergerakan Pemuda di Era Milenial

Ilustrasi

Sifat dasar mahasiswa adalah mencari kebenaran dan mewujudkan kebenaran tersebut. Kadang suatu "kebenaran" menurut mahasiswa terbentur dengan sistem yang diterapkan penguasa. Konsekuensi langsung dari hal tersebut adalah gerakan pembaharuan terhadap ketimpangan yang terjadi. "Pengawal Utama" dari gerakan mahasiswa adalah nilai-nilai kebenaran ilmiah dan norma-norma etika (Diskusi Lepas-Rahmat Munawar).

Kutipan dari diskusi lepas diatas menjadikan mahasiswa dari zaman ke zaman mendapatkan posisi dan peran ganda . Posisi mahasiswa sebagai kaum terpelajar atau intelek sekaligus posisi mahasiswa sebagai penyambung lidah masyarakat pada umumnya, baik masyarakat sekitar perguruan tinggi mereka berada, daerah asal atau kampung halaman, dan bahkan bangsa lain seperti tertindasnya bangsa Rohingnya di Myanmar dan Yerusallem dalam pembebasan Masjid Al Aqsha. Sedang peran keduanya adalah sebagai pencari ilmu sekaligus sebagai pengkritisi kebijakan yang mungkin jauh dari kebenaran sekaligus menawarkan solusi pembaharuan.Disini Mahasiswa sebagai kaum intelektual mempunyai tanggung jawab moral untuk memperjuangkan hak-hak rakyat dan mengaplikasikan nilai-nilai kebenaran untuk kepentingan rakyat.

 "Hanya ada 2 pilihan, menjadi apatis atau mengikuti arus. Tetapi aku memilih untuk jadi manusia merdeka" Soe Hoek Gie-Catatan Seorang Demonstran. 

Quote Soe Hoek Gie di atas sangat lekat dengan mahasiswa yang dapat digolongkan menjadi mahasiswa yang apatis atau memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. Dalam mengemukakan pendapat, mengkritisi kebijakan yang jauh dari kebenaran sekaligus menawarkan solusi, memperjuangkan hak  masyarakat mahasiswa diharapkan masih menjadi sumbu pergerakan di era milenial yang terjadi sekarang ini. Mahasiswa  diharapkan mampu menjadi teladan untuk bahu membahu memerdekakan hak rakyat yang belum terpenuhi, penerapan kebijakan di masyarakat yang masih jauh dari tujuan kebijakan itu dibuat. Kedepan nantiya mahasiswa mempunyai peluang yang besar sebagai influencer  pemuda  Indonesia untuk tidak apatis dan mengikuti arus modernisasi akan tetapi dapat ikut serta memperjuangkan hak-hak masyarakat, mengawal kebijakan pemerintah, dan tidak menjadi generasi muda yang tergilas dampak negative era milenial seperti penyalahgunaan narkotika dan minuman keras, perilaku cyber bullying, dan masih banyak lagi.

Baca Juga

Opini
Senin, 22 Januari 2018 08:57
Balada Zaman, Krisis Teologi Al-Alaq!!!

 

Opini
Senin, 30 Oktober 2017 15:13
Demokrasi dan Bui untuk Kami

 

Opini
Kamis, 05 Oktober 2017 11:09
Makna Tahun Baru bagi Indonesia 

 

Opini
Selasa, 03 Oktober 2017 05:18
Membangun Nasionalisme  Pemuda

 

Opini
Sabtu, 02 September 2017 19:48
Derita Dibalik Deru Laut dan Gerak Ikan

 

 

 -  Rabu, 31 Januari 2018 23:47
Ruang Baca Mojo, Taman Baca Masyarakat di SoloPeran Pemuda dalam Meningkatkan Minat Baca

"Bacalah dan Tuhan-mu Yang Maha Pemurah. Yang telah mengajarkan manusia dengan pena. Yang telah mengajarkan manusia sesuatu yang tidak diketahuinya," Q.S. Al-Alaq, 3-5. Sejak Maret 2016, Najwa Shihab, jurnalis senior Indonesia, . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Senin, 22 Januari 2018 08:57
Balada Zaman, Krisis Teologi Al-Alaq!!!

Nampaknya zaman telah berubah. Revolusi digital ditandai dengan adanya media sosial menghubungkan manusia dengan apa yang disebut symbolic environment oleh Manuel Castells. Ketika realitas kehidupan kita dapat dikonstruksi . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Sabtu, 25 November 2017 13:33
LDK Syahid Sukses Adakan Kajian Internasional Bersama Syekh dari Palestina

PENELEHNEWS.COM Tangerang (23/11)LDK Syahid bersama dengan LDK Al-Birru STEI SEBI adakan kajian Internasional bertemakan Mengenal Palestina Lebih Dekat pada Kamis, 23 November 2017 lalu di Masjid Fatullah. Kajian Internasional . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Rabu, 22 November 2017 05:40
LDK Syahid Jadikan Masjid Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sebagai Pusat Peradaban

PENELEHNEWS.COMTangerang (21/11) LDK Syahid akan menjadikan masjid kampus yang dikenal dengan masjid Al-Jamiah sebagai pusat peradaban kampus. Hal ini didukung dengan pernyataan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof.Dr.Dede Rosyada, . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Senin, 30 Oktober 2017 16:28
LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bentuk Akhlakul Karimah dengan Gerakan Ajak Kebaikan di Lingkungan Kampus

LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bentuk Akhlakul Karimah dengan Gerakan Ajak Kebaikan di Lingkungan Penelehnews.com - Tangerang. LDK Syahid terus memunculkan program-program kerja terutama terkait dengan keislaman . . .
Selengkapnya