Home/ Ekonomi / Berita

Rabu, 30 Agustus 2017 07:06 WIB

Tiga Hari Menjelang Hari Raya Idul Adha, Harga Ayam Kampung di Pasar Bluto Sumenep Merangkak Naik

PENELEHNEWS.COM, Sumenep- Tiga hari menjelang hari raya Idul Adha, harga ayam kampung di pasar Bluto, pasar mingguan di Kecamatan Bluto, Sumenep, merangkak naik. Biasanya harga ayam yang kisaran seratus ribu menjadi seratus dua puluh ribu rupiah.

Tidak ada patokan pasti harga ayam kampung di pasar Bluto yang terletak di sebelah barat jalan raya Kabupaten Sumenep, hanya saja, sebagaimana yang diakui oleh Pak Lan bahwa harga ayam kampung naik karena preman (momen hari-hari besar), dari harga ayam yang biasanya berkisaran seratus ribu naik menjadi ke kisaran seratus dua puluh ribu.

"Yee biasanah seratosan lah (ya biasanya (ayam yang telah laku seratus dua puluh ribu) kisaran seratus ribu)," ungkapnya kepada penelehnews.com di tengah-tengah pedagang ayam, Selasa (29 /08 /2017).

Menurut pak Nahrawi, pedagang ayam kampung di pasar Bluto, hal ini dipicu karena harga belinya juga mahal ke pemilik/pemelihara ayam kampung.

"mun reng adhageng, cong, keng tangha'nah larang (kalau pedagang, nak, karena harga belinya mahal," jelasnya di Pasar Bluto saat memasarkan ayam-ayamnya, Selasa (29 /08 /2017).

Menyikapi masalah kenaikan harga ayam kampung ini, Tibliyah, pembeli, menyikapi biasa saja, "ya tak tao, palengan polanah osom pesse, je' sabbenah se bulan poasa tak ngak rea, palengan polanah osom bhako (ya gak tatahu juga, mungkin karena musim uang, dulu pas bulan puasa tidak seperti ini, mungkin karena musim tembakau)," terangnya.

Baca Juga

 

sastra  -  Selasa, 05 Juni 2018 09:27
DATUK

Oleh Soleh UG Datuk……. Tersenyumlah matahari sudah lama tak bersinar karena kau muram Datuk……. Tertawalah agar rembulan mampu menembus pekatnya malam Datuk……. Mari bernyanyi, agar rumput-rumput meranggas bersemi Datuk……. . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Selasa, 05 Juni 2018 09:26
Cerpen: Cinta Paimin Painem

Oleh Sholeh UG Nem…… Aku bukan Gibran yang pandai merangkai kata cinta menjadi cerita Aku bukan si gila Shakespeare yang memaknai cinta sebagai birahi Aku juga bukan Qays sang pengelana yang mencinta dengan mantra Nem…… Aku . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Selasa, 20 Maret 2018 16:28
Peserta Sekolah Aktivis Peneleh Madura Sepakati Proyek Bersama

Penelehnews.com, Bangkalan- Aktivis Peneleh Regional Madura dengan sukses telah menyelesaikan Sekolah Aktivis Peneleh Regional Madura. Program yang berlangsung selama tiga hari tersebut dilaksanakan di Yayasan Ibnu Sabil, . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Selasa, 27 Februari 2018 21:29
Peneleh Research Institute Libatkan Diri bersama Masyarakat Desa Sukopuro

Rumahpeneleh.or.id, Kabupaten Malang- Selama 2 tahun, Peneleh Research Institute melibatkan diri bersama masyarakat Desa Sukopuro, kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Riset berpihak tidak hanya menghasilkan riset induktif . . .
Selengkapnya

 

 -  Rabu, 31 Januari 2018 23:47
Ruang Baca Mojo, Taman Baca Masyarakat di SoloPeran Pemuda dalam Meningkatkan Minat Baca

"Bacalah dan Tuhan-mu Yang Maha Pemurah. Yang telah mengajarkan manusia dengan pena. Yang telah mengajarkan manusia sesuatu yang tidak diketahuinya," Q.S. Al-Alaq, 3-5. Sejak Maret 2016, Najwa Shihab, jurnalis senior Indonesia, . . .
Selengkapnya