Home/ Ekonomi / Berita

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:16 WIB

Minimnya Hasil Tangkapan Ikan, Nelayan Lombok Utara Butuh Bantuan Pemerintah

Penelehnews.com

Tanjung, Nusa Tenggara Barat-

Salah satu kantong kemiskinan NTB berada di pesisir pantai. Untuk itu, Komisi III DPRD Lombok Utara mengharapkan Pemkab bisa lebih maksimal membantu masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan.

Anggota Komisi III DPRD Lombok Utara Artadi mengungkapkan, sampai saat ini masih banyak nelayan yang mengharapkan bantuan Pemkab. Salah satunya dalam menyediakan sarana dan prasarana untuk menangkap ikan seperti perahu, mesin ketinting, jaring tangkap, dan lainnya. "Ini kita tangkap keluhan nelayan di Dusun Jambianom, Desa Medana, ungkapnya, Kamis (16/08/2017)

Menurut Artadi, nelayan tersebut saat ini banyak yang terlilit utang. Ini karena mereka berusaha menyediakan sarana dan prasarana tersebut secara swadaya. "Mereka berutang pinjam uang dari bank subuh (rentenir)," katanya.

Selain berutang, para nelayan ini juga banyak yang menyewa perahu dari orang lain. Sistem sewa yang digunakan pun terkesan memberatkan nelayan. Karena nelayan juga harus menyetor hasil tangkapannya kepada pemilik kapal.

"Kalau tangkapan sedang sedikit, kasihan nelayan-nelayan ini mesti setor tangkapan juga ke pemilik kapal," tandasnya.

Lebih lanjut, Artadi mengungkapkan, perahu yang dipakai nelayan-nelayan Lombok Utara saat ini juga masih sangat sederhana. Di mana saat cuaca sedang buruk, otomatis nelayan tidak bisa melaut. Ini karena perahu tidak mampu menembus cuaca buruk.

Jika sudah begini, maka nelayan harus meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga utang para nelayan inipun semakin banyak.

Terpisah, Sekretaris Dishublutkan Lombok Utara Samsul Rizal beberapa waktu lalu mengungkapkan, saat ini nelayan masih belum siap menerima bantuan kapal-kapal besar dari pemerintah. 'Ini karena SDM nelayan masih belum siap. Di sini (Lombok Utara) juga belum mempunyai tempat untuk menurunkan ikan hasil tangkapan dari kapal besar ini," ungkapnya.

Samsul menjelaskan, saat ini ada 1.088 orang nelayan di Lombok Utara yang mayoritas masih menggunakan alat tangkap tradisional. Para nelayan ini masih menggunakan kapal dengan mesin di bawah 7 PK.

Lebih lanjut, Samsul mengatakan, untuk mendapatkan bantuan, ada syarat yang harus dipenuhi terlebih dulu, seperti membentuk koperasi nelayan.     Pihaknya akan mengusulkan bantuan kapal di bawah 7 PK ke pemerintah pusat pada 2018 mendatang. Ini untuk memenuhi kebutuhan nelayan Lombok Utara. "Kita coba beri bantuan secara bertahap dari alat yang kecil dulu sambil menyiapkan SDM," tandasnya.

Baca Juga

 

Berita Daerah  -  Rabu, 22 November 2017 05:40
LDK Syahid Jadikan Masjid Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sebagai Pusat Peradaban

PENELEHNEWS.COMTangerang (21/11) LDK Syahid akan menjadikan masjid kampus yang dikenal dengan masjid Al-Jamiah sebagai pusat peradaban kampus. Hal ini didukung dengan pernyataan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof.Dr.Dede Rosyada, . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Senin, 30 Oktober 2017 16:28
LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bentuk Akhlakul Karimah dengan Gerakan Ajak Kebaikan di Lingkungan Kampus

LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bentuk Akhlakul Karimah dengan Gerakan Ajak Kebaikan di Lingkungan Penelehnews.com - Tangerang. LDK Syahid terus memunculkan program-program kerja terutama terkait dengan keislaman . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Senin, 30 Oktober 2017 15:13
Demokrasi dan Bui untuk Kami

Kami datang. Kami datang dari seluruh penjuru Setiap penghalang revolusi kami terjang Kami Terjang (Nora, Kami Datang) Dinina-bobo-kannya Mahasiswa oleh Kisah Negeri Dongeng Heroisme kampus, pojok-pojok ruang . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Sabtu, 21 Oktober 2017 21:55
Diskusi Perdana Komunitas Pilar Muda di Rembug Kopi Yogyakarta 

Penelehnews.com - Sleman, pada Sabtu (21/10) Pilar Muda mengadakan Pilar Muda Talk #1 yang bertajuk ''Kedaulatan Bangsa di Era Digital'' di Kedai Kopi Jalan Veteran No.148 Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta. Acara ini merupakan . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Sabtu, 21 Oktober 2017 20:37
Rangkaian Agenda Bulan Oktober 2017 di Masjid Jogokariyan Yogyakarta 

Penelehnews.com - Sleman, lagi-lagi salah satu masjid kondang dan ternama di Yogyakarta menjadi magnet bagi pengunjung di sekitaran daerah Yogyakarta. Masjid ini menawarkan sebuah acara populis. Masjid Jogokariyan menyelenggarakan . . .
Selengkapnya