Home/ Ekonomi / Berita

Minggu, 16 Juli 2017 17:17 WIB

Aturan Tarif Baru,  Supir Angkutan Konvensional: Semoga Jadi Solusi Polemik

Salah satu angkutan transportasi konvensional di Jakarta

PENELEHNEWS.COM, Jakarta- Pengemudi layanan transportasi konvensional manaruh harapan besar pada Revisi peraturan pemerintah nomor PM 32 Tahun 2016 tentang batas tarif angkutan sewa. Seperti diketahui, peraturan tersebut baru dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan 1 April 2017 lalu. Peraturan tersebut diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari polemik yang terjadi antara transportasi online dan konvensional.

Pasalnya, menurut Dedi, pengemudi transportasi konvensional, sejak adanya angkutan berbasis online, mereka merasa dirugikan karena penetapan tarif yang seenaknya pada angkutan online.

"Sangat merugikan karena taksi online menerapkan tarif seenaknya saja, sedangkan kami taksi konvensional sudah mengikuti regulasi yang pemerintah sudah tetapkan," ungkapnya kepada Penelehnews.com (14/7/17).

Kementerian Perhubungan menetapkan tarif bawah untuk angkutan online, yang sebelumnya sudah ditetapkan kepada angkutan konvensional, "Kalau sekarang angkutan online harus juga mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah yaitu tarif bawah sebesar Rp.3500,- per km dan Rp.6000,- untuk tarif atas jadi ga bisa sembarangan lagi ngasih tarif," tambah Dedi.

Menurut Dedi, sebelum ada peraturan baru tersebut, perbedaan angkutan konvensional dan online bisa mencapai 30 ribu - 40 ribu rupiah.

"Sekarang sudah mulai berimbang karena perbedaannya hanya 5 - 10 ribu rupiah saja," terangnya.

Dedi menambahkan, karena peraturan tersebut masih baru, belum ada imbas yang dirasakan oleh para pengemudi konvensional.

Para pengemudi konvensional berharap pemerintah dapat bertindak tegas terhadap para pengemudi online yang tidak mematuhi peraturan.

"Mungkin harapan pengemudi konvensional, pemerintah dapat menepati janjinya untuk menindak taksi online yang tidak mengikuti regulasi dari pemerintah," tutupnya.(Eha/AF)

Baca Juga

 

Berita Daerah  -  Selasa, 20 Maret 2018 16:28
Peserta Sekolah Aktivis Peneleh Madura Sepakati Proyek Bersama

Penelehnews.com, Bangkalan- Aktivis Peneleh Regional Madura dengan sukses telah menyelesaikan Sekolah Aktivis Peneleh Regional Madura. Program yang berlangsung selama tiga hari tersebut dilaksanakan di Yayasan Ibnu Sabil, . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Selasa, 27 Februari 2018 21:29
Peneleh Research Institute Libatkan Diri bersama Masyarakat Desa Sukopuro

Rumahpeneleh.or.id, Kabupaten Malang- Selama 2 tahun, Peneleh Research Institute melibatkan diri bersama masyarakat Desa Sukopuro, kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Riset berpihak tidak hanya menghasilkan riset induktif . . .
Selengkapnya

 

 -  Rabu, 31 Januari 2018 23:47
Ruang Baca Mojo, Taman Baca Masyarakat di SoloPeran Pemuda dalam Meningkatkan Minat Baca

"Bacalah dan Tuhan-mu Yang Maha Pemurah. Yang telah mengajarkan manusia dengan pena. Yang telah mengajarkan manusia sesuatu yang tidak diketahuinya," Q.S. Al-Alaq, 3-5. Sejak Maret 2016, Najwa Shihab, jurnalis senior Indonesia, . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Senin, 22 Januari 2018 08:57
Balada Zaman, Krisis Teologi Al-Alaq!!!

Nampaknya zaman telah berubah. Revolusi digital ditandai dengan adanya media sosial menghubungkan manusia dengan apa yang disebut symbolic environment oleh Manuel Castells. Ketika realitas kehidupan kita dapat dikonstruksi . . .
Selengkapnya

 

Berita Daerah  -  Sabtu, 25 November 2017 13:33
LDK Syahid Sukses Adakan Kajian Internasional Bersama Syekh dari Palestina

PENELEHNEWS.COM Tangerang (23/11)LDK Syahid bersama dengan LDK Al-Birru STEI SEBI adakan kajian Internasional bertemakan Mengenal Palestina Lebih Dekat pada Kamis, 23 November 2017 lalu di Masjid Fatullah. Kajian Internasional . . .
Selengkapnya